Jayapura, 30 September 2026 – Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pemulihan Ekosistem Danau di Wilayah Papua yang diselenggarakan oleh Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Papua di Hotel Mercure Jayapura. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan pertukaran informasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga konservasi, organisasi masyarakat adat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung upaya pelestarian ekosistem danau di Tanah Papua.
Kehadiran USTJ dalam forum tersebut menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. USTJ menjadi salah satu perguruan tinggi yang diundang untuk terlibat dalam diskusi dan penyusunan gagasan terkait strategi pemulihan ekosistem danau di Papua.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keberadaan danau-danau di Papua yang memiliki fungsi ekologis, hidrologis, sosial, budaya, serta ekonomi bagi masyarakat. Berbagai tantangan yang dihadapi, seperti perubahan kondisi lingkungan, degradasi kawasan sempadan, dan tekanan aktivitas manusia, mendorong perlunya langkah pemulihan yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai informasi dan pemaparan mengenai upaya penyelamatan Danau Sentani, penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem (RPPE), pengelolaan Danau Ayamaru dan Danau Rawa Biru, serta hasil kajian akademik terkait pengelolaan ekosistem danau di Papua. Forum ini juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat adat, dan lembaga nonpemerintah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam Papua.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, USTJ berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kajian ilmiah dan penyediaan data yang mendukung pengelolaan lingkungan hidup di Papua. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan berbagai pihak diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah nyata untuk menjaga kelestarian ekosistem danau sebagai aset penting bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan instansi pemerintah pusat dan daerah, balai konservasi, balai wilayah sungai, perguruan tinggi, organisasi masyarakat adat, serta lembaga mitra yang memiliki perhatian terhadap pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup di Papua.